Selasa, 17 April 2012
30 Pejabat Lulus Diklatpim Tingkat I

8 (Delapan) orang pejabat eselon I dan 22 (dua puluh dua) orang pejabat eselon II dari berbagai instansi baik pusat maupun daerah dinyatakan lulus diklatpim Tingkat I dan berhak mendapatkan Surat Tanda Tamat Pendidikan dan Pelatihan (STTPP) dengan segala hak dan kewajiban yang melekat padanya. STTPP peserta Diklatpim Tingkat I Angkatan XXIII diserahkan tanggal 17 April 2012 oleh Plt. Kepala LAN Drs. Panani. MA didampingi Deputi bidang Spimnas Prof. Dr. Ismail Said, M.Hum. dan Plt. Kapus Diklat Spimnas Bidang Kepemimpinan Dra. Reni Suzana, MPPM.

Untuk mendapatkan STTPP diklatpim tingkat I ini tidaklah mudah, diperlukan waktu selama 10 minggu dilatih dan dididik di kawah candradimukanya PNS, yaitu di Kampus PPLPN (Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pegawai Negeri) LAN Jl. Administrasi II Pejompongan Jakarta Pusat. Mereka juga harus rela meninggalkan untuk sementara tugas tugas rutin di kantornya, bahkan mereka harus terpisah dan tidak bisa bertemu setiap waktu dengan istri/suami dan anak-anak yang mereka sayangi.

Selama kurang lebih 10 minggu berada dalam suatu learning community, para peserta itu mengkaji dan mendalami peran strategis kepemimpinan aparatur negara yang professional dan beretika serta berintegritas yang dirangkum dalam materi pembelajaran Kajian Falsafah Bangsa, Kajian Paradigma Pembangunan; Kepemimpinan Nasional, Kajian Sistem Manajemen Pemerintahan dan Pembangunan, Kajian Strategis dan Kebijakan Pembangunan serta Aktualisasi. Metode dan strategi pembelajaran yang diberlakukan dalam rangka menjabarkan kajian-kajian dimaksud, difokuskan pada tugas umum pemerintahan dan pembangunan, termasuk perkembangan lingkungan stratejik yang memiliki dimensi saling keterpengaruhan terhadap birokrasi.

Kepemimpinan aparatur yang profesional, beretika dan berintegritas, menurut Plt. Kepala LAN Drs. Panani, MA., perlu menjadi perhatian, karena buruknya etika dan integritas pemimpin sektor publik dapat menyebabkan buruknya kinerja birokrasi dan penyelenggara negara. Sebaliknya baiknya etika dan integritas pemimpin dapat menentukan baiknya kinerja birokrasi dan penyelenggaran negara.

Terkait dengan kepemimpinan ini, Panani menyatakan bahwa setidaknya ada 5 (lima) kompetensi fundamental yang harus dimiliki oleh pemimpin sektor publik saat ini, yaitu kompetensi leading change, kompetensi leading people, kompetensi results driven, kompetensi business acumen dan kompetensi building coalition/communications. Menurut Panani salah satu strategi untuk mewujudkan kompetensi-kompetensi tersebut adalah melalui penyelenggaraan program Diklatpim Tingkat I. Sedangkan aktualisasi dari kelima kompetensi kepemimpinan tersebut tetap harus mengacu pada etika yang telah disepakati dan cara bagaimana pemimpin mengaktualisasikannya (Integritas), tegasnya.

Terkait dengan jumlah alumni, Plt. Kapusdiklat Spimnas Bidang Kepemimpinan Reni Suzana mengungkapkan bahwa dengan lulusnya 30 (tiga puluh) peserta Diklatpim Tingkat I Angkatan XXIII tahun 2012 ini, maka jumlah total alumni Diklatpim Tingkat I menjadi 672 orang yang tersebar di berbagai intansi baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. (Aset)