Rabu, 28 Maret 2012
Penandatanganan MoU antara LAN Indonesia dengan CSC Singapura

Memorandum Saling Pengertian (MSP) mengenai "Kerjasama Teknik di Bidang Pengembangan Kapasitas Aparatur Sipil Negara" secara resmi ditandatangani oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN & RB), Azwar Abubakar untuk Lembaga Administrasi Negara (LAN) dan Menteri Luar Negeri dan Hukum Republik Singapura, K. Shanmugam untuk Civil Service College (CSC) Singapura. Penandatanganan MSP tersebut dilakukan pada tanggal 13 Maret 2012 di Istana Bogor di hadapan Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono dan Perdana Menteri Singapura, Lee Hsien Loong, setelah pelaksanaan leaders retreat kedua pemimpin negara tersebut, briefing atau pengarahan Presiden dan Perdana Menteri Singapura kepada para menterinya, dan internal consolidation meeting.

Pelaksanaan leaders retreat antara Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong ini merupakan pertemuan empat mata yang membahas mengenai peningkatan hubungan bilateral kedua negara yang selama ini semakin meningkat, khususnya di bidang ekonomi. Selain itu kedua pemimpin negara sepakat untuk lebih meningkatkan lagi hubungan kedua negara, khususnya dalam hal peningkatan people to people contacts antara kedua negara. Oleh karenanya, kedua pemimpin negara sepakat untuk meningkatkan kerjasama bilateral tersebut dengan ditandatangani dua MOU. MOU yang pertama tentang peningkatan hubungan kerjasama bilateral yang kaitannya dengan peningkatan kontak hubungan antara pelajar, mahasiswa dan pendidik/pengajar kedua negara. MoU tentang Kerjasama di Bidang Pendidikan ini ditandatangani oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Muhammad Nuh dan Menteri Luar Negeri dan Hukum Republik Singapura, K. Shanmugam. Sedangkan MoU yang kedua adalah peningkatan kontak hubungan antara aparatur sipil negara atau public officials kedua negara dalam rangka peningkatan kapasitas mereka antara LAN dan CSC Singapura.

Hadir dalam pertemuan leaders retreat dan penandatanganan MoU-LAN CSC antara lain Presiden SBY didampingi para menteri, dan LAN diwakili oleh Plt Kepala LAN, Drs. Panani, MA serta Perdana Menteri Singapura, para Menteri dan pejabat Singapura. Acara leaders retreat dan penandatanganan MOU ini berlangsung dengan lancar dan khidmat. Setelah itu dilanjutkan dengan jamuan makan siang (luncheon) sekaligus menghantarkan kepulangan Perdana Menteri Singapura kembali ke negaranya.

MoU LAN - CSC Singapura

Khusus MOU yang kedua yaitu MoU tentang Kerjasama Teknik di Bidang Pengembangan Kapasitas Aparatur Sipil Negara, merupakan MoU yang diusulkan oleh pihak CSC setelah pertemuan antara Duta Besar Singapura untuk Indonesia, Ashok Kumar Mirpuri dengan Plt. Kepala LAN, Drs. Panani, MA. didampingi para deputi dan pejabat LAN lainnya pada tanggal 29 Februari 2012. Setelah itu, first draft MOU tersebut, sesuai amanat UU No 24 tahun 2000 tentang Perjanjian Internasional, dibahas dalam pertemuan antar kementerian dan lembaga (K/L) atau rapat interdep pada tanggal 6 Maret 2012 yang dipimpin Karo POK dan dihadiri para pejabat LAN, Sekretariat Negara, Kementerian Luar Negeri (Direktorat Asia Timur dan Pasifik, Direktorat Perjanjian Internasional Bidang Ekonomi, Sosial dan Budaya, Dirjen Kerjasama ASEAN, Direktorat Kersama Teknik), dan Kementerian PAN dan RB. Dalam pertemuan itu didiskusikan counterdraft MoU usulan dari pihak Indonesia. Counterdraft MoU tersebut, lalu dibahas kembali oleh LAN dan Kementerian Luar Negeri RI dengan pihak CSC dan Kedubes Singapura pada tanggal 12 Maret 2012 dan akhirnya menjadi final draft MoU yang siap untuk ditandatangani kedua belah pihak pada keesokan harinya.

MoU antara LAN Indonesia dengan CSC Singapura tersebut memiliki tujuan untuk membentuk kerangka kerja bagi hubungan kerjasama kelembagaan demi mendorong dan mendukung kerjasama teknik di bidang pengembangan kapasitas aparatur sipil negara kedua negara.

Sedangkan ruang lingkup kerjasama tersebut adalah sebagai berikut :
  1. Pertukaran kunjungan kerja atau studi untuk berbagi pengalaman dan ide-ide;
  2. Pertukaran widyaiswara, dosen, staf dengan tujuan untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman dengan para dosen, widyaiswara, dan staf;
  3. Penyelenggaraan program-program pengembangan kapasitas sesuai kebutuhan dalam bidang tata kelola pemerintahan publik dan kepemimpinan, administrasi publik, dan pengembangan pelayanan publik bagi aparatur sipil negara Republik Indonesia dan Republik Singapura;
  4. Penyelenggaraan bersama kursus-kursus, lokakarya-lokakarya, forum-forum, seminar-seminar dalam bidang yang diminati bersama;
  5. Partisipasi bersama dalam kegiatan-kegiatan penelitian yang diminati bersama dalam bidang administrasi publik;
  6. Pertukaran praktik-praktik terbaik dalam bidang pelatihan dan pengembangan pelayanan public; dan
  7. Pertukaran dan kerjasama lainnya yang diputuskan bersama.
Dalam rangka pelaksanaan MSP ini, LAN dan CSC selanjutnya akan membentuk kelompok kerja bersama (joint working group) untuk membuat prosedur, perencanaan, dan rekomendasi program-program kerjasama.

MoU atau MSP ini berlaku untuk kurun waktu 3 (tiga) tahun setelah tanggal penandatanganan ini dan setelah itu dapat diperbaharui dengan persetujuan bersama secara tertulis oleh kedua belah pihak. (Penulis berita M.Iqbal Fadillah dan Alamsyah)