Rabu, 25 Mei 2011
PENGUATAN SINERGI TIGA PILAR UNTUK MEWUJUDKAN GOOD GOVERNANCE

Good Governance dapat diwujudkan apabila terjadi keseimbangan peran dari ketiga pilar yaitu pemerintah, dunia usaha swasta, dan masyarakat, demikian dikatakan Kepala LAN DR. Asmawi Rewansyah, MSc., saat memberikan kata sambutan pada acara pembukaan Diklat Kepemimpinan Tingkat I Angkatan XXI Senin, 24 Mei 2011di gedung Makarti Bhakti Nagari Kampus PPLPN LAN Pejompongan Jakarta Pusat.

Diklat Kepemimpinan Tingkat I Angkatan XXI diikuti oleh 30 pejabat struktural eselon I dan II dari unsur pemerintah pusat dan daerah. Dari 30 peserta ini 12 orang peserta telah menduduki jabatan eselon I di instansinya masing-masing, dan 18 peserta lainnya sampai saat ini masih menduduki jabatan eselon II dan sedang dipersiapkan untuk menduduki jabatan eselon I.

Sedangkan Tema yang diusung pada Diklatpim Tingkat I Angkatan XXI kali ini adalah:”Penguatan Sinergi Pemerintah - Masyarakat - Dunia Usaha Dalam Rangka Akselerasi Pencapaian Pembangunan yang Berkeadilan”.
Tema ini penting untuk diangkat dan dikaji mengingat keberhasilan pembangunan suatu bangsa tidak bisa hanya diukur dari meningkatnya pertumbuhan ekonomi, tingkat kestabilan yang makin mantap, laju inflasi yang terkendali, nilai tukar rupiah yang meningkat, cadangan devisa yang terus meningkat serta menurunnya rasio pinjaman pemerintah, namun lebih dari itu keberhasilan pembangunan atau pertumbuhan tersebut juga harus inklusif dan berkeadilan, artinya harus melibatkan dan bisa dinikmati oleh seluruh rakyat.

Untuk dapat mewujudkan pembangunan yang berkeadilan tersebut diperlukan tatakelola kepemerintahan yang baik artinya tiga komponen atau pilar governance baik pemerintah, dunia usaha maupun masyarakat harus bersinegi, seimbang dan saling mendukung satu sama lain dalam rangka mewujudkan pembangunan yang berkeadilan tersebut.

Menurut Kapusdiklat Spimnas Bidang Kepemimpinan Drs. Makhdum Priyatno, MA sasaran penyelenggaraan Diklat Kepemimpinan Tingkat I ini adalah terwujudnya Pegawai Negeri Sipil yang memiliki kompetensi yang sesuai dengan persyaratan jabatan struktural eselon I.

Untuk mewujudkan PNS yang memiliki kompetensi sesuai dengan persyaratan jabatan struktural eselon I tersebut, maka selama menjalani Diklat Kepemimpinan Tingkat I kurang lebih 10 minggu ini peserta akan diberikan bekal pengetahuan tentang :

1. Kajian Falsafah Paradigma Pembangunan dan Kepemimpinan Nasional
Kajian ini diarahkan pada pembahasan konsep dasar falsafah dan peradaban bangsa serta paradigma pembangunan dan kepemimpinan nasional

2. Kajian Sistem Manajemen Pemerintahan dan Pembangunan
Kajian ini diarahkan pada pembahasan konsep dan perkembangan system pemerintahan, perubahan perubahan yang terjadi, dan kemungkinan penyempurnaannya. Disamping itu dibahas pula teori dan praktek manajemen pembangunan serta revitalisasi pelaksanaan fungsi-fungsinya.

3. Kajian Strategis dan Kebijakan Pembangunan
Kajian strategis dan kebijakan pembangunan diarahkan pada pembahasan konsep dan aplikasi scenario planning, penetapan rencana stategik, pengambilan keputusan strategik, dan manajemen proses kebijakan.

4. Aktualisasi
Aktualisasi diarahkan pada pembahasan isu-isu aktual, dan penerapan materi diklat.

Pada kesempatan ini Kepala LAN juga mengingatkan kepada para peserta Diklatpim Tingkat II Angkatan XXI ini bahwa terkait dengan pembangunan yang berkeadilan ini Presiden telah memberikan signal untuk memperhatikan 5 kunci sukses dalam melaksanakan pembangunan yaitu : Pertama, strategi dan program yang inklusif, merata dan berkeadilan hanya dapat diwujudkan dengan hadirnya kualitas kepemimpinan (leadership) yang efektif dan bertanggungjawab baik di pusat maupun di daerah.Kedua, Kebersamaan serta sinergi positif diantara semua komponen bangsa.Ketiga, dukungan yang luas dari masyarakat karena kontribusi dan dukungan masyarakat luas adalah modal sosial (social capital) yang tidak boleh absen dalam pembangunan disegala bidang. Keempat, integritas dan etika merupakan syarat profesionalisme bagi para pemimpin dan pelaku pembangunan. Terakhir, lingkungan dalam negeri yang kondusif.

Dari lima kunci sukses tersebut kunci pertama yang perlu diperhatikan adalah strategi dan program yang inklusif, merata dan berkeadilan. Strategi dan program ini dapat diwujudkan apabila para pemimpin dalam suatu Negara telah dapat berjalan efektif dan bertanggungjawab. Terkait dengan kualitas kepemimpinan inilah Lembaga Administrasi Negara menyelenggarakan Diklat Kepemimpinan Tingkat I dengan tujuan untuk :
• Meningkatkan pengetahuan, keahlian, ketrampilan, dan sikap arif dan bijak untuk dapat melaksanakan tugas jabatan secara professional dengan dilandasi kepribadian dan etika PNS sesuai dengan kebutuhan instansinya.
• Menciptakan aparatur yang mampu berperan sebagai pembaharu dan perekat persatuan dan kesatuan bangsa.
• Memantapkan sikap dan semangat pengabdian yang berorientasi pada pelayanan, pengayoman, dan pemberdayaan masyarakat.
• Menciptakan kesamaan visi dan dinamika pola pikir dalam melaksanakan tuga umum pemerintahan dan pembangunan demi terwujudnya kepemerintahan yang baik (good governance)

Dengan berbekal pengetahuan dan pengalaman selama mengikuti diklatpim Tingkat I ini peserta diharapkan mampu mengimplementasikan strategi Joined-Up Governance dalam rangka mewujudkan pembangunan yang berkeadilan baik dipusat maupun di daerah. (Aset)