Uji Kompetensi Calon Pejabat Fungsional Analis Kebijakan Featured

Jakarta – Sebanyak 37 orang calon pejabat fungsional analis kebijakan mengikuti proses seleksi dan uji kompetensi yang dilaksanakan Pusat Pembinaan Analis Kebijakan Lembaga Administrasi Negara, di Gedung A Kantor LAN Jakarta, Rabu (29/11).

Kepala Bagian Administrasi Pusat Analis Kebijakan Lembaga Administrasi Negara Al Zuhruf menjelaskan, uji kompetensi Jabatan Fungsional Analis Kebijakan yang diikuti para peseerta ini merupakan prasyarat yang harus dilalui oleh setiap peserta sebelum mereka menduduki jabatan fungsional Analis Kebijakan.

Uji kompetensi ini dilakukan untuk menilai kompetensi para calon analis kebijakan sehingga analis kebijakan yang dihasilkan adalah yang benar-benar kapabel. Karena mereka nantinya akan memberikan rekomendasi kebijakan sesuai kepakarannya kepada para pengambil keputusan,” jelasnya.

Zuhruf menjelaskan, uji kompetensi yang dilakukan terhadap para peserta ini dilakukan dalam dua sesi. Pertama, uji kompetensi dilakukan melalui ujian tertulis dengan Sistem Uji Kompetensi Analis Kebijakan berbasis on line. Kedua, Wawancara terhadap peserta oleh Tim Penilai Pusat (TPP) Jabatan Fungsional Analis Kebijakan.

“Seleksi ketat ini memang diperlukan untuk menjaring analis kebijakan yang berkualitas. Disamping juga sebagai bentuk respon dan solusi LAN dalam menyikapi kualitas kebijakan publik kita,” jelasnya.

Untuk diketahui, sepanjang tahun 2017, Pusat Pembinaan Analis Kebijakan Lembaga Administrasi Negara telah melakukan seleksi terhadap 250 orang peserta. Seleksi kali ini yang diikuti 37 orang peserta terdiri dari 36 orang peserta dari Badan Kebijakan Fiskal dan 1 orang peserta dari Pemda Provinsi  Jambi. Uji kompetensi ini merupakan gelombang terakhir dari 7 Angkatan yang diproyeksikan pada tahun 2017. (aset/budiprayitno)

 

 

 

.

 

Last modified on Rabu, 29 November 2017 08:58